Bahaya Pemutih Kulit

Pigmen Melanin adalah penentu dari warna rambut,mata dan warna kulit manusia. Kadar melanin di dalam kulit pada umumnya ditentukan dari kombinasi faktor keturunan dan tingkat paparan sinar matahari. Kulit yang sering terpapar matahari akan membuat produksi melanin yang cenderung gelap, jadi sebetulnya melanin adalah bentuk adaptasi kulit manusia terhadap kondisi alam disekitarnya.

Kaum wanita seringkali terobsesi dengan kulit putih. Kulit putih sering sekali diasosiasikan dengan  kecantikan kaum hawa . Mitos ini membuat banyak wanita berlomba-lomba memutihkan kulit. Padahal tidak sedikit produk pemutih yang beredar di pasaran mengandung bahan-bahan yang berpotensi membahayakan bagi kesehatan.

Zat-zat yang terkandung dalam pemutih berbahaya biasanya:

  • Merkuri (Hg), adalah sejenis logam berat yang sangat berbahaya bagi tubuh karena zat ini dapat menjadi racun walaupun dalam konsentrasi kecil.
  • Timbal (Pb) merupakan zat berbahaya yang juga sering digunakan dalam produk pemutih. Padahal penggunaannya melebihi 20 ppm zat ini dapat menyebabkan gangguan sistem syaraf pusat, kardiovaskuler (meningkatkan tekanan darah dan hipertensi) dan menurunkan fungsi ginjal.
  • Hidrokuinon, zat yang juga sering dimanfaatkan sebagai bahan pemutih kulit yang memiliki kemampuan untuk menghambat pembentukan melanin (zat pigmen kulit). Namun zat ini memiliki dampak negatif yang cukup mengerikan bagi kulit, mulai dari iritasi, vitiligo, ochronosis hingga kanker jika penggunaan dosis dan jangka waktu yang tidak tepat.
  • Rhodamin adalah suatu zat pewarna sintetis yakni pewarna tekstil yang sering dijadikan bahan campuran dalam produk kosmetik. Zat ini sering ditemui pada bedak, alas bedak dan lainnya. Penggunaan jangka panjang dari produk ini dapat menyebabkan gangguan kesehatan yang cukup serius pada tubuh.
  • Diethanolamine (DEA), busa-busa yang terdapat pada berbagai produk seperti shampo, sabun, dan lainnya berasal dari DEA. Namun zat ini bersifat racun jika digunakan dengan DEA cocamide dan DEA lauramidem bahkan bisa bersifat carcinogenic dalam alam dan bertindak sebagai penghancur hormon dan vitamin di dalam tubuh.
  • Partikel Nano, zat ini sering digunakan dalam sediaan sunblock atau tabir surya. Efek samping dari bahan ini adalah menghancurkan sel-sel otak karena kemampuannya yang dapat menembus lapisan dalam kulit.
  • Dioxane adalah suatu zat yang mempunyai sifat karsinogen atau mampu memicu munculnya kanker di dalam tubuh. Kandungan dioxane pada suatu produk tidak mudah diketahui oleh konsumen karena zat ini adalah zat kimia sampingan ynag biasanya tidak dicantumkan dalam kemasan produk. Namun zat ini patut diwaspadai karena sifat karsinogenik dalam zat ini sangat beresiko menyebabkan alergi bahkan kanker.
  • Dietanolamin dan triethanolamine adalah zat kimia yang sering dijadikan bahan campuran berbagai produk kecantikan namun memiliki sifat yang dapat memicu iritasi kulit hingga kanker.

 

 

Berikut beberapa ciri pemutih yang perlu diwaspadai agar kita terhindar dari bahaya bahan-bahan kimia:

  • Tidak terdafdar di BPOM. Setiap produk kosmetik harus memiliki izin yang sudah terdaftar di BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan RI). Terkadang ada produsen nakal yang mencantumkan nomor BPOM palsu, untuk mengeceknya, Anda dapat melihat di kemasan dan lakukan pengecekan di situs ceknie.pom.go.id.
  • Produk berbahaya biasanya akan menimbulkan efek panas dan perih, khususnya untuk kulit yang sensitif.  Jika tidak dihentikan dan tidak segera dibersihkan, dapat menyebabkan gatal-gatal dan iritasi pada kulit. Sebaiknya hentikan pemakaian jika Anda mengalami hal tersebut.
  • Anda harus curiga apabila produk yang Anda gunakan memiliki efek pemutih yang sangat cepat, semisal kurang dari seminggu. Pemutih yang aman biasanya efektif setelah dilakukan minimal seminggu bahkan berbulan-bulan baru terlihat hasilnya, itupun apabila dilakukan secara rutin dengan kondisi kulit yang memungkinkan.
  • Anda harus curiga apabila menemui produk yang memiliki bau tidak wajar. Krim pemutih yang berbahaya akan memiliki bau logam yang menyengat ketika produk itu mulai dibuka. Namun, ada juga yang menggunakan parfum buah-buahan ataupun lainnya untuk menyamarkan. Intinya, kita harus selalu waspada akan produk yang dipakai.

Demikian Bahaya Pemutih Kulit yang mengangdung bahan-bahan berbahaya. Semoga kita dapat lebih berhati-hati dalam memakai produk kosmetik.

760 total views, 3 views today

Please follow and like us:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*